Seringkali kita merasa tidak percaya diri saat mengenakan pakaian tanpa lengan.
Biasanya, rasa tak percaya diri itu muncul karena kita memiliki kulit ketiak yang gelap.
Banyak kebiasaan yang sering kita lakukan yang bisa menyebabkan kulit ketiak gelap.
Berikut ini 5 kesalahan yag sering kita lakukan saat merawat kulit ketiak. Pahami dan jangan ulangi lagi ya Sahabat !
1. Tidak Melakukan Eksfoliasi
Membersihkan ketiak dengan sabun saat kita mandi tidaklah cukup.
Ketiak adalah salah satu area tubuh yang paling rentan berkeringat, sehingga pembentukan sel kulit mati dan kotoran juga lebih banyak. Eksfoliasi ketiak perlu kita lakukan.
Namun, bukan berarti kulit ketiak harus selalu dieksfoliasi. Eksfoliasi yang terlalu sering atau dilakukan terlalu kasar justru dapat menyebabkan iritasi dan membuat pigmentasi semakin terlihat
Jika ingin melakukan eksfoliasi, pilih produk yang lembut dan jangan menggosok kulit terlalu keras. Frekuensinya juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit.
2. Tidak Melembapkan Ketiak
Waxing, pencukuran, dan pengelupasan kulit dapat membuat ketiak kering dan kusam.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelembapan ketiak agar tetap sehat dan indah.
Namun, yang perlu diingat adalah keringat tidak sama dengan kelembapan.
Gunakan pelembap yang lembut bila kulit ketiak terasa kering, terutama setelah bercukur atau melakukan eksfoliasi.
3. Mencukur
Kita tentu tak menyukai sehelai rambut pun di ketiak.
Sehingga, ita pun sering menghilangkan rambut ketiak itu dengan cara mencukurnya.
Mencukur sebenarnya tidak otomatis merusak kulit ketiak. Namun, cara mencukur yang salah dapat menyebabkan iritasi, luka kecil, atau rambut tumbuh ke dalam yang kemudian bisa memicu perubahan warna kulit.
Sebelum bercukur, basahi kulit dan gunakan krim atau gel cukur. Cukur secara perlahan mengikuti arah pertumbuhan rambut untuk mengurangi risiko iritasi.
4. Menggunakan Deodoran dengan Kandungan Alkohol
Penggunaan produk yang ceroboh adalah alasan utama untuk semua masalah ketiak.
Selain membersihkan ketiak secara rutin, kita juga perlu memeriksa apa yang kita gunakan pada ketiak.
Deodoran dengan kandungan alkohol tinggi adalah penyebabnya di sini.
Alkohol menggelapkan kulit ketiak, membuatnya sangat kering dan sering kali dapat menyebabkan iritasi.
Jadi, jangan pakai deodoran dengan kandungan alkohol tinggi dan beralihlah ke produk bebas alkohol. Selain itu, saat menyemprotkan deodoran pastikan jaraknya 15 cm.
5. Tidak Memiliki Rutinitas Perawatan Ketiak yang Benar
Memiliki ketiak yang indah bukanlah hal yang instan.
Kita harus berusaha terus-menerus. Itu berarti kita perlu mengembangkan rutinitas perawatan ketiak yang tepat. Ya, rutinitas perawatan kulit tidak hanya terbatas pada wajah saja.
Meski begitu, perawatan ketiak tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Cukup jaga kebersihan kulit, gunakan produk yang lembut, jaga kelembapan bila diperlukan, dan hindari kebiasaan yang dapat menyebabkan iritasi seperti menggosok atau melakukan eksfoliasi secara berlebihan.
Rutinitas yang terlalu banyak justru dapat meningkatkan risiko iritasi, terutama jika menggunakan beberapa produk aktif sekaligus.
Jadi, yang penting bukan banyaknya produk, melainkan konsistensi dalam merawat kulit ketiak tanpa membuatnya mengalami iritasi.
6. Mengenakan Pakaian Terlalu Ketat
Gesekan dari pakaian yang terlalu ketat dapat menyebabkan iritasi pada kulit ketiak, terlebih ketika area tersebut lembap karena keringat.
Pilih pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat agar gesekan pada area ketiak dapat dikurangi.
Nah, Sahabat , dengan mengurangi kebiasaan buruk di atas serta melakukan perawatan yang tepat, kulit kita akan lebih sehat, cerah, dan bebas dari masalah kulit yang menggelap.